Hasani Abdulgani Jawab Kabar Shin Tae-yong Minta Naturalisasi Winger Persebaya Surabaya

0
75

TERBARU.LINK –  Hasani Abdulgani Jawab Kabar Shin Tae-yong Minta Naturalisasi Winger Persebaya Surabaya. Hasani Abdulgani angkat bicara soal pemberitaan yang santer beredar beberapa hari terakhir terkait ajakan Mentor Grup Publik Indonesia, Shin Tae-yong (Pen), agar melakukan naturalisasi winger Persebaya Surabaya, Bruno Moreira. Menurut mantan anggota Dewan Penasihat Pemimpin PSSI, kabar tersebut tidak benar.

Setelah mengunggah tangkapan layar berita yang beredar melalui berbagai akun hiburan virtual, Hasani membenarkan kabar tersebut adalah hoaks. Ia juga mengatakan bahwa namanya digunakan dalam informasi tersebut.

(Ini) sepenuhnya salah. Bohong saudaraku, desaknya.Ini hanya sekedar mengambil nama,” tambah Hasani.

Hasani Abdulgani Jawab Kabar Shin Tae-yong Minta Naturalisasi Winger Persebaya Surabaya. Sudah beredar kabar bahwa Pen telah meminta bantuannya untuk menaturalisasi Bruno Moreira. Kabar ini menyebar melalui berbagai akun hiburan online. Kabar ini bahkan mulai tersebar melalui grup bincang-bincang di WhatsApp.

Baca Juga : Al Nassr dan Al Hilal Tampil di Semifinal Piala Penguasa, Konflik Ronaldo dan Mitrovic Makin Bersemangat

Dalam pemberitaan yang ditampilkan seperti potongan berita tersebut, terungkap bahwa Pen begitu terpikat dengan Bruno Moreira setelah menyaksikan langsung pemain asal Brasil itu bermain. Ia pun meminta Hasani menaturalisasi Bruno untuk Piala AFF 2022.

Namun dalam pemberitaan tersebut, Hasani menyampaikan kepada Pen bahwa siklus naturalisasi pemain non-relatif lebih rumit.

Pahami Siklus Naturalisasi
Sementara itu, Hasani kerap memaknai siklus naturalisasi itu sendiri dalam berbagai peristiwa. Hasani sangat pandai dalam memahami pertanyaan tentang naturalisasi ini karena dia adalah orang yang dipercaya oleh organisasi mengenai masalah ini.

Menurut Hasani, siklus naturalisasi tidak meminta maaf kepada pihak manapun. Ada berbagai sistem yang diasosiasikan oleh pria Aceh ini yang harus dipenuhi. Selain kebijakan migrasi negara, ada juga keputusan FIFA yang harus dipenuhi, termasuk pemain naturalisasi harus memiliki anak.